Meraih Bahagia Via S3

Meraih Bahagia Via S3
نيل السعادة عن طريق ثلاث s.
Jumat, 04 Oktober 2013, 10:30 WIB



Muslim Prancis sedang menjalankan shalat di Masjid Agung Paris
مسلمو فرنسا يقومون بالصلاة بجامع بارس.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Ina Salma Febriany

Bahagia.Setiap orang pasti mendambanya. Namun, tak sedikit dari kita yang justru tak pernah merasakannya apalagi meraihnya. Kebahagiaan seolah jauh dirasauntuk orang-orang yang belum menyadari sepenuhnya bahwa kebahagiaan itu dekat. Bahagia sejatinya ialah terletak pada S3; Shalat, Sabar dan Syukur.
سعادة...كلالناس ينشدها.ولكنليس كل الناس يحسها بل ليس كلهم  يحصل عليها. السعادة كأنها بعيدة الحصول عليها لمن لم يعلم تمام العلم أنها قريبة. والسعادة في حقيقتهاتتمثل في ثلاث s. أولاها الصلاة وثانيها الصبر وثالثها الشكر.

Pertama, shalat. Sebagai
ibadah mahdhah yang diwajibkan oleh Allah, perintah shalat sangat banyak terdapat di Al-Quran. Dari sekian banyak ayat yang mewajibkan  shalat, Allah menggunakan kata ‘aqiimuu’ yang berarti ‘dirikanlah’ sebagai bentuk fi’il amr (kata kerja perintah). 
الصلاة.إنالأمر بإقامة الصلاة - باعتبار أنها عبادة محضة فرضها الله - تتاوله الآيات القرآنية الكثيرة. ومن بين هذه الأوامر لقد استعمل الله فيها كلمة " أقيموا " للدلالة على أمرهبها
Mendirikan
shalat tentu maknanya lebih dalam dari melaksanakan. Artinya, mendirikan berarti menjaga shalat sesuai dengan waktu yang telah Allah perintahkan untuk kita. Karena sifatnya yang wajib, maka Allah mewajibkannya kendati dalam keadaan genting, misalnya dalam kondisi perang. Seperti yang tertera pada ayat di bawah ini.

كلمة "إقام الصلاة" تتضمن معنى أعمق من كلمة "العمل". لأن الإقامة  يعنى بها المحافظة على القيام بها في أوقاتها المحددة التي حددها الله علينا. وبما أن القيام بها فرض فأكد الله هذا الفرض في آيته وإن كانت الظروف قاسية في مثل حالة الحرب فقال: فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا (النساء:103).           
“Maka
apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (Qs An-Nisaa: 103)

Sebagai
ibadah yang telah diatur waktunya, dalam surah Al-Mu’minuun ayat 2, Allah menjadikan shalat yang khusyu sebagai salah satu ibadah yang akan diwariskan surga yang penuh kenikmatan. Pewarisan  surga ini, Allah setarakan dengan orang-orang yang pandai menjaga amanah, menjaga kemaluan, meninggalkan ucapan tiada guna, dan terakhir, Allah menutupnya (lagi-lagi) bagi orang yang menjaga waktu shalat.
فكالعبادة المحددة الأوقات كما قاله الله ذلك في الآية الثانية من سورة المؤنون جعل الله الخشوع في الصلاة سببا لنيل جنته الفردوس إرثا منه تعالى. وبهذا الإرث جعل الله الورثة في نفس الدرجة مع هؤلاء الراعين الأمانة والحافظين على فروجهم والمعرضين عن اللغو. وأخيرا اختتم الله مرة ثانية أن الفائزين بالجنة هم الحافظون على الصلوات.
Kedua, sabar.
Allah menggandeng sabar dengan shalat karena keterikatan antara dua aktivitas ini. Shalat dilihat dari ibadah jasmani, sedangkan bersabar dalam menjalani shalat agar istiqamah tepat waktu dan kekhusyuannya, diperlukan kesabaran. 
الصبر. لقد ذكر الله كلمة الصبر يصاحبها الصلاة لما بينهما من ارتباط وطيد . في الصلاة تمثل الأنشطة الجسمانيةوالقيام بهذه الأنشطة الجسمانية بكل استقامة وخشوع في أمس الحاجة إلى الصبر.
Sabar
juga menjadi kebutuhan yang vital dalam setiap sendi kehidupan agar manusia bias berlapang dada menerima suratan takdir Tuhan. Keterkaitan  antara sabar dans halat, Allah ungkap dalam surah Al-Baqarah ayat 45,“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',”
الصبر حاجية من حوائج الإنسان الهامة في جميع نواحيهم الحياتية ليكونوا قابلين ما قدر الله عليهم برحب الصدر فقال تعالى في محكم تنزيله: وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ ( البقرة:45).
Ketiga, syukur.
Dalam surah Ibrahim ayat 7, Allah mengurai bahwa Dia akan melipatgandakan ni’matNya bagi orang-orang yang mau bersyukur. Bersyukur berarti menggunakan seluruh potensi diri untuk melaksanakan seluruh perintah-Nya, begitu M Quraish memaparkan arti syukur dalam Al-Mishbah. Sebagai contoh, jika Allah menganugerahkan kita kepandaian, itu artinya Allah Swt menghendaki kita untuk berbagi ilmu—dan itu merupakan satu bentuk kesyukuran untukNya. 

الشكر. لقد أعرب الله تعالى في الآية السابعة من سورة إبراهيم بأنه سيضاعف أنعمه لعباده القائمين بالشكر. الشكر يعنى به صرف الطاقات بأجمعها لإمتثال أوامر الله كما بينه  الأستاذ قريص صهاب في المصباح. وعلى سبيل المثال إن العلوم والخبرات التي أنعم الله علينا في هذه الحياة إنما أرادنا الله بها نشرها كنوع من الشكر.
Allah disebut
juga Asy-Syakuur, yakni Dia menerima rasa terimakasih dari segenap hambaNya. Yang dengan bersyukur, maka kita akan selalu merasa cukup dan percaya bahwa rizqi telah diatur sehingga tak perlu beriri hati dengan rizki yang Dia limpahkan kepada orang lain.
 اسم من أسماء الله هو الشكور. يعنى بها
Imam Al-Ghazali
mendefinisikan syukur sebagai usaha untuk menghidupkan nikmat Allah dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang selalu bersyukur disebut ‘syakuur’. Namun, syakur berarti peraasaan untuk selalu berterimakasih yang berkesinambungan, terus menerus, manis ataupun pahit atas apa yang Allah berikan untuk kita. Jika itu takdir yang tak dikehendaki, maka ‘Syakuur’ akan tetap memuji Allah dan bersyukur.

Pada
akhirnya, shalat, sabar dan syukur menjadi tiga dimensi yang bersinergi untuk mempererat hubungan kita pada Allah. Jika kita mau merenung, kebahagiaan sejati sesungguhnya sangat dekat di hati.

Demikian,
 Wallahua’lam
Redaktur : HeriRuslan

Komentar

Postingan Populer