belajar nerjemeh 2


عدل كسرى أنوا شروان (ملك العجم)
حكى أنّ رجلا اشترى دارا من آخر، فوجد المشترى فيها كنزا فمضى إلى البائع وأخبره به، فقال البائع: إنما بعتك دارا لا أعرف فيها كنزا وإن كان فيها كنز فهو لك.
فقال المشترى: لا بد أن تأخذه، فإنه ليس داخلا فيما اشتريت، فطال الجدال بينهما، فتحاكما إلى كسرى، فلما وقف بين يديه وذكرا أمر  الكنز أطرق مليا ثم قال لهما: هل لكما أولاد؟ فقال أحدهما لى ابن، وقال الآخر: لى بنت، فقال كسرى لهما: أحب أن يكون بينكما قرابة وصلة، وأن تزوجا الابن بالبنت، وأنفقا ذلك الكنز فى مصالحهما، فرضيا بذلك وانصرفا مسرورين شاكرين.
Keadilan Kisra Anu Syirwan (Raja Persia)
Di ceritakan ada seorang lelaki telah membeli rumah dari orang lain. Si pembeli menemukan harta yang tertinggal di rumah tersebut. Sehingga dia member tahu kepada penjual rumah.
Saya jual kepadamu rumah yang saya tidak tahu di rumah itu ada harta dan seandainya ada itu milikmu,’ seru si penjual rumah.
‘Saya harus mengembalikannya. Harta itu tidak termasuk yang saya beli,’ jawab si pembeli.
Perdebatan terus berlangsung sampai keduanya mencari keadilan kepada Kisra. Mereka berdua menghadap Kisra dan mengadukan pokok permasalahannya.
Kisra tunduk malu-malu sambil bertanya kepada mereka, ‘Apakah kalian berdua mempunyai anak?’
‘Saya punya anak laki-laki !’ jawab si penjual.
Saya punya anak perempuan !’ tambah si pembeli.
Saya senang kalau kalian berdua menjadi keluarga dekat dan menikahkan
 putra-putri kalian. Serta jadikan rumah itu sebagai hadiah pernikahan untuk kemaslahatan putra putrimu,’ saran Kisra.
Maka legalah ke dua belah pihak dan pergi kembali dengan sangat bahagia.

Komentar

Postingan Populer